Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SPM : Beternak Ulat Jerman & Ulat Hongkong

SPM : Beternak Ulat Jerman & Ulat Hongkong
SPM : Beternak Ulat Jerman & Ulat Hongkong
Ulat ternyata bisa mendatangkan keuntungan yang lumayan besar. Bahkan saat harga sedang tinggi, harga per kilogramnya melebihi harga daging sapi. Ulat ini banyak digunakan untuk pakan ikan, pakan burung, umpan pancing, bahkan untuk industri kosmetik (di luar negeri). Bahkan di beberapa negara, ulat ini dikonsumsi manusia lantaran kandungan proteinnya yang sangat tinggi. Ulat tersebut adalah ulat jerman (Zophobas morio). 

Di lndonesia, ulat yang tak lain larva dari kumbang jerman Zophobas morio masih jarang dibudidayakan. Tak heran jika pasokan di pasar sering kali kekurangan lantaran tingginya tingkat permintaan. Harga ulat ini juga relatif stabil yang berkisar antara Rp 40.000-Rp 50.000. Bahkan kalau sedang tinggi-tingginya, harga bisa mencapai Rp 70.000 per kilogramnya. Penasaran bukan? 

Budidaya ulat jerman mempunyai risiko kerugian yang sangat kecil. Keuntungannya pun lumayan, yakni sekitar 10- 20 persen dari modal yang kita keluarkan. Bandingkan dengan budidaya hewan lainnya, misalnya ayam, yang membutuhkan investasi yang jauh lebih besar dengan keuntungan yang pas-pasan. 

Buku ini akan menuntuan Anda dalam membudidayakan ulat jerman. Di dalamnya secara gamblang dijelaskan bagaimana kiat-kiat memulai budidaya ulat jerman hingga strategi pemasarannya. Akhirnya saya ucapkan selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Spesifikasi Buku:

JUDUL: SPM : Beternak Ulat Jerman & Ulat Hongkong
PENULIS: Risma Nespati SPt
PENERBIT: Pustaka Baru Press
ISBN: 978-602-9988-956
TAHUN: 2018
UKURAN: 14 x 20
HALAMAN: 164

Posting Komentar untuk "SPM : Beternak Ulat Jerman & Ulat Hongkong"