Kamus Pemilu Populer; Kosa Kata Umum, Pengalaman Indonesia dan Negara Lain

Kamus Pemilu Populer; Kosa Kata Umum, Pengalaman Indonesia dan Negara Lain
Kamus Pemilu Populer; Kosa Kata Umum, Pengalaman Indonesia dan Negara Lain
Drs. Gotfridus Goris Seran, M. Si
ISBN : 978-602-262-084-6
Harga : Rp 362.800,00
Halaman : XXVI+780

Sinopsis :
Kamus Pemilu Populer; Kosa Kata Umum, Pengalaman Indonesia dan Negara Lain
Kamus pemilu ini berusana memaparkan kota kata, baik umum dalam ilmu pengetanuan dan pengalaman pemilu di negara-negara lain, maupun yang bersumber dari pengalaman pemilu di Indonesia dalam menyelenggarakan pemilu legislatif, pemilu presiden dan wakil presiden, serta pemilu kepala daerah. Kosa kata-kosa kata pemilu yang diangkat lazim menjadi wacana dan perbincangan kalangan Iuas (popular).

Alur pemikiran yang dipakai di dalam menyusun kamus tentang pemilu ini bermula dari pemahaman tentang: demokrasi, pemilu sebagai sarana demokrasi, definisi dan unsur-unsur pemilu, indikator pemilu, sistem dan mekanisme pemilu, peserta pemilu, dan lain-lain, disertai contoh untuk membantu pendalaman pemahaman dan penerapan di lapangan. Secara teknis, kosa kata-kosa kata pemilu, baik berbahasa Indonesia maupun berbahasa asing, disusun secara alfabetis untuk memudahkan dan mempercepat pembaca di dalam pencariannya.

Kehadiran kamus pemilu ini menjadi lebih bermakna dan bermanfaat seiring dengan dinamika dan perkembangan perhelatan pesta demokrasi bernama pemilu yang boleh dikata digelar terus-menerus setiap tahun. Bukan hanya Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang menjadi hajatan nasional yang digelar setiap lima tahun sekali, melainkan Pemilu Kepala Daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang juga digelar tak kunjung henti. Data Kementerian Dalam Negeri (Januari 2010) menunjukkan 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota. Dalam rentang waktu sirkulasi kepemimpinan tingkat daerah digelar Pemilukada minimal 33 kali untuk provinsi (diasumsikan: pemilukada provinsi tetap langsung dan tidak kembali pada pola lama melalui pemilihan DPRD atau penunjukan olen presiden) dan 497 kali untuk kabupaten/kota, belum terhitung pemilukada ulang atau susulan. Dengan kondisi demikian, kehadiran kamus pemilu ini menjawab kebutuhan mereka yang menyelenggarakan atau yang tertarik dengan pemilu.

0 Response to "Kamus Pemilu Populer; Kosa Kata Umum, Pengalaman Indonesia dan Negara Lain"

Posting Komentar