Bioetanol Generasi Kedua

Bioetanol Generasi Kedua
Bioetanol Generasi Kedua
Megawati
ISBN : 978-602-262-440-0
Harga : Rp 94.800,00
Halaman : XXII+190

Sinopsis :
Bioetanol Generasi Kedua

Melalui buku ini, pembaca akan memperoleh informasi tentang konsep bioetanol generasi kedua, bahan baku yang prospek sebagai bioetanol generasi kedua, proses pembuatan bioetanol generasi kedua; yang meliputi tahap persiapan bahan baku, perlakuan awal bahan baku, hidrolisis dan kinetikanya, fermentasi, distilasi, dan dehidrasi sampai etanol kadar absolut; serta perhitungan analisis ekonominya pada skala industri. Buku ini mengupas empat hal utama untuk apa bioetanol generasi keduadiproduksi, yaitu adanya krisis energi fosil, keberadaan gas buang CO2 yang semakin menumpuk di atmosfer sehingga terjadi pemanasan global, limbah organik berbasis lignoselulosa yang belum termanfaatkan dengan baik, yang mengakibatkan perusakan lingkungan, serta substitusi etanol dengan bensin terbukti dapat digunakan untuk mengurangi emisi gas berbahaya dan menaikkan kinerja mesin kendaraan bermotor. Sementara itu, untuk tahapan-tahapan penting pembuatan bioetanol generasi kedua meliputi pemilihan bahan baku, persiapan bahan baku, hidrolisis, fermentasi, distilasi, dan pemurnian. Buku ini banyak memberikan informasi tentang tahapan hidrolisis lignoselulosanya.

Gagasan untuk mempelajari mekanisme hidrolisis melalui konsep perpindahan massa dan kinetika reaksi bertujuan untuk mendesain reaktor hidrolisis, yang merupakan kunci utama perancangan pembuatan bioetanol generasi kedua. Sehingga, untuk mekanisme hidrolisis dengan asam encer sebagai katalis akan dipaparkan secara mendalam. Pada hidrolisis, polimer gula yang terdapat dalam bentuk lignoselulosa, yaitu saling berikatannya antara selulosa, hemiselulosa, dan lignin, akan dipecah-pecah menjadi monomer gula. Maka, rasio etanol per bahan baku sangat ditentukan oleh banyaknya gula hasil hidrolisis ini. Ironinya, pada proses hidrolisis ini, lignoselulosa tidak hanya dapat terdegradasi menjadi gula tetapi juga senyawa-senyawa kimia selain gula. Hal ini disebabkan karena gula yang dihasilkan dapat bereaksi lanjut menjadi senyawa lain. Juga, lignin dalam lignoselulosa dapat bereaksi menjadi senyawa kimia tertentu pada suhu serta jenis dan konsentrasi asam tertentu. Buku ini akan menyajikan beberapa laporan hasil penelitian yang pernah dilakukan tentang berbagai mekanisme hidrolisis dan hasilnya.

0 Response to "Bioetanol Generasi Kedua"

Posting Komentar